Pages - Menu

Rabu, 09 Maret 2016

kisah di Facebook

Suatu ketika seorang mahasiswa semester akhir membuat status di facebook “kalian nyaman sudah seminar dosennya gampang ditemui sedangkan saya boro-boro mau seminar dosen pembimbing saja susah ditemui”. Kemudian salah soerang kawan mahasiswa yang sudah seminar merasa tersinggung dan terjadi lah perdebatan sampai akhirnya bertengkar didunia maya.

Sungguh aneh dan lucu melihat tingkah laku anak muda  jaman sekarang seakan semua keluh kesahnya ingin ditumpahkan di dunia maya agar semua orang tahu tentang masalahnya, agar di perhatikan oleh orang lain, apa coba manfaat nya, malah yang terjadi bisa menyinggung orang lain, seperti kejadian diatas. Apa untungnya memperdebatkan masalah yang tak terlalu penting malah menguras pikiran dan buang-buang tenaga, sehingga dari status yang dibuatnya hanya menimbulkan masalah dan membuat persahabatan semakin renggang.

Mengeluh tidaak ada gunanya apalagi mengeluh didunia maya, adakah yang akan membantu menyelesaikan masalah kita? Tentu TIDAK, sebagai orang yang sudah dewasa cobalah mulai untuk berlaku bijak dalam menghadapi suatu masalah, ambil hikmah dan sisi positif dari setiap masalah,mungkin masalah yang menimpa kita adalah cara terbaik yang allah berikan agar kita belajar dari masalah tersebut.

Masalah seminar adalah masalah waktu, yakinlah bahwa pada akhirnya kita juga akan bisa seminar asalkan kita mengerjakannya dengan sabar, sabar menunggu dosen pembimng,sabar dalam mencari refrensi,sabar dalam melakukan revisi, semua itu butuh proses sampai waktunya tiba, nikmatilah proses tersebut karena dengan begitu akan membantu kita untuk terus berpikir positif tanpa ada keluhan yang sia-sia.

Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk diri kita, mungkin yang terbaik bagi kita belum tentu baik bagi allah, akan tetapi yang terbaik bagi allah insyaalah baik juga bagi kita, mungkin allah punya kehendak lain kenapa kita mendapatkan dosen pembimbing yang susah ditemui. Semua akan indah pada waktunya asalkan kita sabar menunggu dan ikhlas menjalaninya, karena allah tidak akan menghianati usaha kita.


Jangan sampai hal-hal yang spele menjadi masalah yang besar, bukan kah itu akan merugikan diri kita dan juga orang lain? So... lakukan lah dengan terbaik menurut versimu dan yakin lah kita akan bisa menjalaninya karena allah selalu bersam kita.

Jumat, 04 Maret 2016

untuk mu yang jau disana

Buat kamu yang jauh disana,entah siapa dan diamana, kelak jika waktunya tiba saya pasti akan menjemputmu menjadi seorang imam yang siap membimbingmu, karena aku yakin tuhan pasti akan mempertemukan kita walau kita tak tau kapan kita akan bertemu, tak perlu risau dan khawatir dengan kesendirian mu tapi risaulah jika masih belum bisa memperbaiki diri, saya yakin tulang rusuk ku tidak akan bisa tertukar dengan yang lain. Aku yakin engkau disana akan selalu menjaga diri ,menjaga pergaulan dan tidak ada satupun lelaki yang berani menyentuhmu karena kesholehan mu, aku yakin engkau akan selalu memperbaikidiri sampai masanya tiba nanti kita akan bertemu,aku yakin engkau akan selalu memperbaiki kualitas ibadah mu, aku yakin engkau senantiasa menjaga tingkah laku dan perbuatan mu, karena engkau tahwa bahwa hanya wanita baiklah yang akan memperoleh lelaki yang baik.

Begitu juga dengan diriku aku akan selalu memperbaiki diri sehingga aku menjadi orang yang pantas menjemputmu, karena tak mungkin wanita sholehah sepertimu akan mendapatkan lelaki yang tidak soleh aku akan selalu berusaha menjaga diriku, menjaga pandangan dari yang bukan mahram,menjaga tingkah laku dan perbuatan ku.

Wahai engkau yang jauh disana doakan diriku agar selalu bisa menjaga diri, tetap istiqomah berada dalam kebaikan, karena aku takut dan khawatir tipu daya dunia akan menyesatkan ku sehingga aku tidak bisa menemukan mu. Namun kelak jika kita sudah bersama jangan meminta ku menjadi orang yang sempurna, karena aku bukan lah orang yang sempurna,aku bukan lah malaikat yang jauh dari kesalahan aku hanyalah manusia biasa yang berusaha menjadi orang baik, aku bukan lah orang soleh tapi aku berusaha menjadi orang yang soleh.

Wahai engkau yang jauh disana aku bukan lah orang yang tampan, aku bukan lah orang kaya tapi aku yakin karena kesolehan mu,engkau akan menerimaku apa adanya. Semoga allah segera mempertemukan kita dan kita akan bersama membina keluarga, saling melengkapi hingga allah memberikan kita kebahagian dengan hadirnya seorang buah hati yang kelak tumbuh besar menjadi mujahid dan mujahidah yang siap membela agama allah.

Wahai engkau yang jauh disana entah siapa dan dimana, ini lah harapkan ku kepadamu semoga allah panjangkan umur kita untuk selalu menebar kebaikan dan kita segera bertemu. Aamiieen.

Media sosial sebagai tempat Curhat

Duhai jiwa yang terluka
Tidak sepatutnya engkau tumpahkan air mata di sosial media
Namun simbahkan air matamu di dalam kesunyian, di hadapan Allah azza wajalla
Karena hanya dialah yang mampu memberikan solusi hakiki
Sementara itu sosial media hanya merespon mu dengan rasa iba
Duhai jiwa yang gelisah, yang kesepian dalam kerinduan
Jangan tuturkan resah mu di sosial media, sehingga syahwat dunia mengatur siasat untuk menerkam mu, membuaimu dengan uraian kata-kata semu, ketika engkau lengah dan lunglai maka dia akan menjerat mu
Curhat lah hanya kepada Allah SWT, karena hanya Allah azza wajalla yang mampu memberikan solusi terbaik bagi setiap makhluk, sementara makhlik banyak mengecewakan makhluk yang lain
Maka jangan lah engkau pajang aurat mu di sosial media,terlebih lagi isi hatimu
Jadikan sosial media untuk tularkan kebaikan, mengajak kepada yang ma’ruf  mencegah kemungkaran dengan penuh kelembutan.

......"Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya". (QS.Yusuf (12): 86)


Ini merupakan nasehat kita bersama bahwa Banyak para pengguna sosial media seperti facebook,instagram,BBM dan sebangsanya (sosmed yang lain maksudnya) sebagai sarana menumpahkan perasaan,masalah, keluh kesah, galau dan lain sebagainya. Kalau kita pikir apa gunanya kita menuangkan semuaa masalah dan keluh kesah kita di sosmed, apakah sosmed bisa membantu menyelesaikan masalah kita, atau mungkin hanya ingin mencari perhatian orang lain agar tahu masalah kita, apakah dengan begitu semua masalah dan urusan kita bisa terselesaikan, tentu tidak mungkin bukan?? Maka bijak lah dalam menggunakan media sosial buatlah  medsos sebagai sarana amal kita dengan membuat status yang bermanfaat,membuat nasehat-nasehat, mengshare ilmu-ilmu dan berita yang bermanfaat, jangan malah membuat tempat kita berkeluh kesah. Jika kita punya masalah maka curhatlah dengan yang maha kuasa di sepertiga malam kita, curhat lah sama allah ceritakan semua masalah kita, karena allah akan membantu kita dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut karena sebenarnya dia lah yang mengatur hidup kita.

Kamis, 03 Maret 2016

Futur Literasi


Tidak bisa di pungkiri bahwa menjadi seorang penulis pemula atau menjadi orang yang baru belajar menulis banyak hambatan dan tantangan, perlu bekerja keras dan membanting otak untuk mulai menulis, yang ada dalam pikiran besok mau nulis apa ya?,,besok nya lagi mau nulis apa ya? Belum lagi memikirkan diksi yang tepat,koherensi antara kalimat, tanda penghubung dan masih banyak yang lainnya, memang benar seperti yang di bilang oleh para penulis yang sudah lama berkecimpung dalam dunia kepenulisan akan berkata untuk memulai menulis jangan terlalu memikirkan isi tulisan,tulis aja apa yang bisa ditulis, tapi masalah nya kalau tidak mulai mengasah otak agar lihai memakai diksi dalam tulisan,agar tulisan bisa bagus tentu harus belajar juga. Akan berbeda dengan orang yang sudah sering menulis setiap moment pasti bisa di jadikan sebuah tulisan yang  bisa menginspirasi orang banyak.

Untuk penulis pemula biasanya agak susah untuk tetap istiqomah menulis,padat nya aktivitas juga salah satu hambatan untuk membuat tulisan karena kurangnya manejemen waktu yang baik,kadang mempunyai semangat yang tinggi dalam menulis kadang juga tidak semangat dalam menulis. Salah satu penyakit yang susah obatnya buat penulis pemula adalah rasa malas karena tidak biasa dalam menulis, salah satu penyebabnya biasanya karena kita tidak mempunyai ide untuk menulis.

Saya mempunyai seorang junior di kampus beliau sudah menjadi penulis dan sudah menerbitkan sebuah buku, beliau bercerita bahwa ide itu ada dimana-mana, bahkan disekitar kita banyak sekali ide yang bisa kita buat menjadi sebuah tulisan akan tetapi biasanya kita kurang peka dalam menangkap ide tersebut,ide itu ada dimana-mana misalnya ketika dikampus kita sedang ngumpul bareng,ngobrol, bagi seorang penulis tentu dia tidak akan hanya melewati waktu tersebut hanya dengan nongkrong,tentu ia akan mengamati lingkungan sekitar,sikap kawan-kawan nya, kalimat yang timbul dari pembicaran,setiap ada kalimat atau hal yang menarik pasti akan dibuat tulisan atau dengan kata lain selalu ada hikmah dalam setiap moment,selalu ada ide-ide besar dalam setiap moment (ini untuk penulis yang handal), bagaimana dengan kita dengan penulis pemula?? Tentu beda lagi ceritanya..heheh

Pernah kah mendengar kalimat futur literasi? Mungkin udah ada yang pernah mendengar,mungkin juga ada yang baru pertama kali mendengar kalimat futur literasi. Bagi aktivis dakwah mungkin sudah sering mendengar kata futur, yaitu suatu keadaan lemahnya iman atau suatu masa dimana kita lebih banyak berbuat maksiat di banding kebaikan. Sedangkan futur literasi adalah dimana seseorang sudah jarang membaca dan jarang menulis. Futur literasi juga salah satu penyebabnya seorang penulis pemula malas membuat tulisan sehingga kurang produktif karena ia juga malas membaca sehingga minimnya ide yang bisa dituangkan dalam sebuah karya baik itu tulisan dan sebagainya.

Bagi aktivis dakwah orang yang futur akan hilang ke futuran nya jika berkumpul dengan kawan-kawan sesama aktivis karena dengan berkumpul dengan orang soleh akan bertambah keimanan kita, begitu juga dengan futur literasi, agar kita tidak futur literasi maka kita harus berkumpul dengan orang-orang yang hobi menulis dan membaca dengan berkumpul dengan orang-orang tersebut akan menjadi penyemangat kita salah satunya dengan bergabung di ODOP, mungkin ada suatu masa dimana kita akan futur literasi akan tetapi karena melihat grup ODOP di WA yang selalu ribut akan membuat kita mulai semangat lagi karena iri dengan kawan-kawan yang istiqomah dan selalu mengupdate tulisannya.

Memang sebagai penulis pemula harus sadar tidak ada lagi yang bisa dekerjakan jika ingin menjadi penulis yang baik selain menulis, harus bisa melawan rasa malas dan jangan sampai kita menjadi orang yang futur literasi.

Ini lah yang dialami saya hari ini rasanya bingung mau nulis apa, mungkin karena futur literasi,hehehe

Rabu, 02 Maret 2016

edisi bimbingan skripsi


Sebagai mahasiswa tingkat akhir tulisan saya kali ini tidak jauh seputar kehidupan mahasiswa..heheeh....
Seperti biasa bagi mahasiswa tingkat akhir pagi-pagi sudah siap-siap pergi kekampus ingin bertemu dengan dosen rencananya mau bimbingan, karena pagi itu di jadwal yang tertera di bangku dosen jadwal mahsasiwa bimbingan, tiba di kampus masuk keruang dosen ternyata dosen pembimbing  belum datang, mau tak mau harus  nunggu dosen pembimbing datang di ruang tunggu dosen, setelah sekitar satu jam setengah dosen pembimbimbing saya datang, kemudian pura-pura saya tidak melihat dosen pembimbing saya supaya tidak kelihatan sedang nunggu beliau, hehehe,,, padahal dalam hati berkata “ Alhamdulillah akhirnya beliau datang juga”, kemudian saya melirik beliau masuk keruangan nya kemudian saya menghampiri beliau berharap dapat bimbingan darinya pagi itu, setelah saya ketok-ketok dinding ( karena tak ada pintu mau ketuk pintu,,hehehh) izin mau masuk, eh sebelum saya ngomong beliau ngomong duluan “saya lagi tak bisa bimbing mahasiswa sekarang” ucap beliau,, hadeehh,,dalam hati dah memberontak, nunggu lama-lama setelah dosennya datang ternyata tidak bisa bimbingan.

Anehnya ternyata dosen pembimbing saya kenapa tak bisa ngasi bimbingan karena mau nempelkan secarik kertas  ke motor mahasiswa yang memarkir motor sembarangan di jalan,tulisan tersebut berisi  peringatan agar tidak memarkir motor sembarangan lagi jika masih memarkir motor sembarangan maka akan di kempiskan, semua nomer plat motor yang memarkir sembarangan dicatatnya, dalam hati saya berkata “ rajin benar bapak satu ini, peduli terhadap keadaan parkir, jangan kan dosen mahasiswa saja acuh tak acuh biasanya melihat parkiran berantakan, malah mahasiswa yang memarkir sembarangan” , sungguh memperhatinkan ya keadaan mahasiswa sekarang,,,(itu dikampus saya,,heheheh)

Setelah menempelken kertas tersebut akhirnya dosen pembimbing saya ngajar karena ada jadwa ngajar pagi itu, akhir nya dengan terpaksaya saya harus nunggu lagi, dan sekarang saya tidak lagi sendirian ruang tunggu semakin banyak dengan mahasiswa yang ngantri untuk bimbingan, saya sedikit memeperhatikan mahasiswa yang lagi ngantri untuk bimbingan ada yang ngerumpi, ada yang menunggu sambil berharap-harap cemas khawatir  dosen pembimbingnya datang apa enggak, ada yang termenung dan macam-macam lah pokok nya, dalam hati saya berkata ”coba kawan-kawan ne manfaatkan waktunya nunggu dosen sambil membaca,tilawah atau dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat lah daripada menghabiskan waktu dengan tidak bermanfaat seperti itu” ( sok bijak,,hehehh)

Menit demi menit pun berlalu, saya tetap sabar mennunggu,saya pun nunggu dosen juga deg-degan karena takut banyak coretan, tapi saya tetap optimis kalau bimbingan saya akan berjalan dengan lancar tanpa banyak coretan,,heheeh,,,akhirnya dosen saya pun selesai mengajar dan masuk keruangan nya,kemudian setelah kawan saya selesai ketemu beliau, sekarang giliran saya dan alhamdulillah bimbingan saya lancar, tidak ada coretan dan dosen saya meminta saya melanjutkan tulisan saya ke bab selanjutnya. Alhamdulillah..

Dari cerita diatas ada beberapa hal yang menarik untuk kita ketahui bahwa ternyata masih banyak mahasiswa yang acuh tak acuh terhadap keadaan sekitar, memarkir motor sembarangan tidak mau merapikan motor,itu merupakan hal spele bagaimana jika kita berbicara dalam konteks yang lebih luas misalnya, apakah mahasiswa yang seperti ini yang kelak akan memimpin bangsa yang tidak peduli terhadap kerapian terhadap keadaan sekitar.

Kemudian selanjutnya budaya membaca para mahasiswa telah berkurang sehingga wajar jika wawasan mahasiswa mulai berkurang, mereka hanya fokus terhadap bidang yang digelutinya malas untuk mencari informasi, waktunya dibarkan berlalu sia-sia,tanpa kegiatan yang bermanfaat, lantas mahasiswa yang seperti ini kah yang di harapkan bangsa kelak??? TIDAK KAWAN............

Selasa, 01 Maret 2016

berbuat baiklah (nasehat Pribadi)


Bismilah

Kita masih hidup dilangit yang sama dengan hembusan angin yang tak berbeda, hamparan ladang luas itu sudah didepan mata, apakah kita hanya ingin membiarkan ilalang dan tanaman liar tumbuh diatasnya atau kita mulai menebar benih-benih kebaikan sehingga tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang rindang yang menyejukan orang banyak dan bermanfaat bagi orang lain.

Banyak manusia yang acuh tak acuh terhadap keadaan sekitar, mereka hanya sibuk untuk dirinya sendiri, sibuk memperbaiki diri sendiri, sehingga apa yang terjadi di sekelilingnya mereka tak mau ambil pusing, ketika banyak kemungkaran, maksiat,kezhaliman yang terjadi di sekitar kita tidak kita pedulikan karena menganggap bahwa hal tersebut bukanlah kewajiban kita.

“Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tangannya, maka apabila tidak bisa ubahlah dengan lisannya, maka apabila tidak bisa maka dengan hatinya yang demikian selemah-lemahiman”(HR. Muslim dari Abu Sa’id Al Khudry)

Dalam hadis sebuah hadis tersebut dikatakan jika kita melihat kemungkaran maka kita harus mengubah dengan tangan jika tidak mampu ubahlah dengan kata-kata dengan cara memberi peringatan,memberi nasehat yang baik dan jika kita tidak bisa mengubah kemungkaran dengan kata-kata maka kita di perintahkan mengubahnya dengan hati, dan mengubah kemungkaran dengan hati adalah selemah-lemah nya iman, kita bisa mengukur bagaimana keimanan kita kepada allah dengan cara melihat respon kita terhadap kemungkaran yang terjadi disekeliling kita.

Mengajak orang berbuat baik itu adalah merupakan amal ibadah kepada kita, hamparan ladang itu sudah didepan mata  artinya banyak orang-orang di sekeliling kita yang perlu sentuhan tangan kita agar juga bisa berbuat kebaikan namun apakah kita membiarkan ilalang dan tanaman liar tumbuh diatas nya, apakah kita membiarkan saudara-saudara kita terus-menerus membuat kemungkaran sehingga dampaknya bisa merugikan orang lain bahkan bisa merugikan diri kita karena kurang nya sentuhan kebaikan dari kita atau kita mulai menanam benih-benih kebaikan, mulai mengajak orang-orang yang berbuat kemungkaran, maksiat dan kezhaliman untuk meninggalkan perbuatan tercela tersebut sehingga mereka bisa menjalan perintah allah dan meninggalkan larangan nya seperti yang disebutkan alquran dan sunnah.

Jangan mengaku ummat nabi muhammad jika kita tidak mengikuti dan meniru keteladannya,bagaimana dulu rosulullah memperjuangkan agama islam,membangun bata-bata bangunan islam sehingga islam tetap berkembang hari ini, apakah kita hanya ingin menghancurkan bata bangunan islam yang sudah rasulullah bangun sejak dahulu atau kita mulai meneruskan bangunan tersebut demi tegaknya bangunan islam dengan cara menebar kebaikan dan mengajak orang-orang untuk berbuat baik.

Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: "Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?" Mereka menjawab: "Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa.(QS,Al-a’raf : 164)
Menasehati seseorang atau mengajak seseorang untuk berbuat kebaikan adalah tanggung jawab kita sebagai seorang muslim dan sebagai alasan kita peleppas tanggung jawab di akhirat kelak dan supaya mereka bertakwa.


Wallahua’alambissawab

Sudah kah kita bersyukur hari ini???


Sudah kah kita bersyukur hari ini???
Pernah kah sebelum tidur kita meminta agar ketika bangun di esok pagi kita masih bisa bernafas,tangan ini masih bisa bergerak,mata ini masih bisa melihat,telinga ini masih bisa melihat,jatung ini masih bisa berdetak, tentu kita tidak akan bisa tidur jika kita sebut tubuh ini satu persatu untuk tetap allah jaga agar selalu senantiasa befungsi sebagaimana mestinya, namun sungguhpun kita tidak meminta hal tersebut tetapi allah tetap jaga semua anggota tubuh kita dan dibangun kan allah dipagi hari dengan kondisi yang sehat,allah masih izin kan kita untuk bernafas secara gratis, jika kita lihat saudara-saudara kita yang sakit masuk rumah sakit bernafas saja susah dan harus bayar karena harus pakai oksigen tambahan.

Lantai sudahkah kita bersyukur hari ini??? Apa yang telah kita lakukan hari ini sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah.

Kebaikan apa yang telah kita lakukan hari ini????
Mari sejenak kita berpikir sebelum menngakhiri malam hari ini, mereview kembali aktivitas yang telah kita lakukan hari ini,digunakan untuk melihat apa mata kita,apa yang telah tangan kita lakukan hari ini,kemana kaki ini melangkah,sudahkah kita melakukan perbuatan-perbuatan yang baik yang bermanfaat bagi diri kita dan orang-orang disekitar kita, sudah kah setiap detik waktu yang kita gunakan dengan sebaik mungkin sebagai bentuk syukur kita kepada allah,sudah kah kita menjalankan perintahnya,melaksanakan syariatnya, selalu mengupgarede diri lebih baik lagi menambah kapasitas pengetahuan kita, atau bahkan mungkin kita kufur terhadap nikmat yang allah berikan hari ini, menghabiskan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat,ingkar kepada allah dan berbuat berbuat maksiat.

Sudah kah kita mengajak orang lain untuk berbuat baik??
Mengajak orang lain berbuat baik juga merupakan kewajiban kita, karena di akhirat kelak kita akan ditanya sudah kah kita mengajak orang-orang disekeliling kita untuk mengerjakan kebaikan??
Di akhirat kelak kita akan ditanya sudahkah kita memberikan peringatan,sudah sampaikah sebuah  peringatan  kepadamu, nyala lilin api yang kita punya harus pernah kita tawarkan kepada orang lain agar orang lain juga menyalakan lilinnya, artinya kita tidak boleh hanya berbuat baik sendirian, kita harus juga mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan.
Semoga kita selalu bisa berbuat baik dan mengajak orang lain berbuat baik agar kebaikan selalu tersebar dimuka bumi ini dan juga kebaikan yang kita lakukan hari ini sebagai bekal kita di hari akhir kelak.


Wallahua’alam bissawab