Pages - Menu

Sabtu, 12 Maret 2016

Matematika Kehidupan



Sejak Madrasah ibtidaiyah (setara dengan SD) saya sangat senang belajar matematika,karena mateamtika itu menyenangkan dan saya menyukai tantangan, di pelajaran matematika banyak sekali tantangan yang harus di selesaikan, sehingga jika ada salah satu soal saja yang tidak bisa saya jawab maka saya tidak pantang menyerah dan berusah saya sampai dapat jawabannya, itulah senangnya belajar matematika, sehingga ketika kuliah saya  mengambil Program studi pendidikan Matematika di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas tanjung pura pontianak, kalimantan Barat. Saya mengambil fakultas keguruan karena saya ingin menjadi guru dan berbagi ilmu sayang punya kepada yang membutuhkan khususnya di bidang Matematika, banyak yang menganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan menyeramkan sehingga tidak banyak siswa yang menyukai matematika, saya ingin membuktikan bahwa matematika itu tidak sesulit yang mereka bayang kan.

Salah satu faktor yang menyebabkan siswa kurang menyukai pelajaran matematika adalah karena seorang guru, banyak guru yang kurang bersahabat dalam mengajarkan murid nya, kurang bersahabat disini maksudnya adalah guru tidak mengayomi dalam mengajar, guru hanya menyampaikan materi saja tidak melihat keadaan murid apakah paham atau tidak, terkadang guru menginginkan apa yang di ajarkannya semua nya bisa dipahami padahal kemampuan seorang siswa berbeda-beda, belum lagi guru nya Killer, suka nya marah-marah tak jelas kepada muridnya hal ini lah terkadang membuat siswa menjauhi pelajaran matematika. Oleh sebab itu peranan guru sangat penting dalam memotivasi siswa agar menyukai pelajaran matematika.

Ketika saya semester 7 melaksanakan mata kuliah Praktek Program Lapangan (PPL) yaitu mengajar disekolah selama kurang lebih empat bulan, banyak sekali melihat tingkahlaku siswa dalam pembelajaran matematika, ada yang bertanya “ pak, kenapa banyak soal matematika  sangat sulit sekali, susah mengerjakannya”, kemudian dengan tersenyum saya menjawab “pelajaran matematika itu tidak sulit, bahkan sangat mudah jika kita mau belajar dan berlatih secara kontinyu, kita akan bisa mengerjakan soal matematika jika kita tahu rumus matematika sehingga dengan mudah kita mengerjakan soal tersebut”. Seorang guru memberikan soal matematika tentu bukan sembarang soal pasti ada jawaban dari soal tersebut, jika kita tahu rumusnya pasti akan bisa menyelesaikandan  mendapatkan jawabannya dengan mudah.

Nah, yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini bahwa dalam kehidupan ini bagaikan soal matematika,tentu dalam matematika banyak sekali soal-soal matematika yang harus diselesaikan dan tidak sedikit siswa yang kebingungan,mengeluh bahwa ia tidak bisa menjawab soal tersebut, pada hal soal tersebut pasti ada jawabannya akan tetapi karena kita tidak tahu rumus kita tidak bisa menyelesaikannya, begitu juga dalam kehidupan banyak sekali masalah-masalah yang menimpa diri kita, tidak sedikit orang-orang yang mengeluh, putus asa karena menganggap masalah nya begitu berat padahal masalah yang menimpa kita itu tuhan berikan sesuai batas kemampuan kita, akan tetapi karena kita tidak tahu rumus menyelesaikan masalah tersebut sehingga merasa berat, seandainya kita tahu rumus menyelesaikan masalh tersebut maka dengan mudah kita bisa menyelesaikannya tanpa ada rasa frustasi dan putus asa.

Agar kita tahu rumus menyelesaikan masalah berpegang lah kepada tali allah,kepada alquran di hadist karena semua urusan kehidupan kita sudah diatur allah dalam alquran dan sunnahnya sehingga jika mendapat masalah kita akan tahu solusi dan jawabannya.


Wallahua’alambissawab.

saya tidak pernah sekolah



Suatu ketika seorang teman kampus saya bertanya” kamu dulu sekolah dimana?” Dengan nada bergurau saya jawab “ saya tidak pernah sekolah”. Kemudian dia kembali bertanya “ kalau enggak pernah sekolah koq bisa kuliah?” sambil tersenyum saya jawab “ia.. saya dulu enggak pernah sekolah tapi belajarnya di madrasah..he...he,,
Sejak kecil saya memang tak pernah menempuh pendidikan di sekolah umum tapi saya menuntut ilmu selalu di madrasah, Kata "madrasah" dalam bahasa Arab adalah bentuk kata "keterangan tempat"  dari akar kata "darasa". Secara harfiah "madrasah" diartikan sebagai "tempat belajar para pelajar",atau "tempat untuk memberikan pelajaran".Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kata "madrasah" memiliki arti "sekolah" kendati pada mulanya kata "sekolah" itu sendiri bukan berasal dari bahasa Indonesia, melainkan dari bahasa asing, yaitu school atau sekolah, madrasah sedikit berbeda dengan sekolah umum karena di sekolah umum pada umum nya pelajaran agama hanya satu yaitu pendidikan agama islam (PAI), sedangkan di madrasah selain belajar pelajaran umum sebagaimana pelajaran disekolah umum juga pelajaran agama lebih banyak seperti pelajaran Aqidah Akhlak,Fiqih,Al-quran hadist, Bahasa arab, Sejarah kebudayaan islam dan bahasa arab.
ketika kawan-kawan kebanyakan masuk Sekolah Dasar (SD), saya memilih masuk ke Madrasah Ibtidaiyah (MI), setelah lulus dari MI saya melanjutkan ke Madrasah Tsanawaiyah bukan ke SMP, kemudian melaanjutkan ke Madrasah Alyah (MA), itu lah sebabnya kenapa saya bilang ke kawan-kawan saya tidak pernah sekolah, karena saya selalu menempuh pendidikan di madrasah.
Kebanyakan kawan-kawan gengsi sekolah di madrasah karena menganggap sekolah yang tertinggal, orang-orang berasumsi bahwa sekolah di madrasah mutu nya kurang bagus,murid-murid nya tidak bisa bersaing dengan murid yang sekolah di sekolah umum dan fasilitas di madrasah kurang lengkap dibandingkan dengan sekolah umum, padahal asumsi mereka selama ini kurang tepat, buktinya banyak koq siswa yang berprestasi yang berasal dari madrasah baik dari skala nasional maupun internasional dan tidak hanya berprestasi dibidang pelajaran agama bahkan juga pelajaran umum seperti sains dan matematika.
Beruntung lah orang-orang yang sekolah dimadrasah karena kita akan memperoleh nilai Plus,kita akan memperoleh ilmu agama lebih banyak dibandingkan dengan yang disekolah di sekolah umum, karena ilmu agama lebih penting dari pada ilmu umum,ilmu agam adalah bekal kita untuk menuju akhirat. Jika kita lihat siswa yang sekolah dimadrasah dan siswa yang sekolah di sekolah umum tingkah laku nya sedikit berbeda mulai dari kedisiplanan dalam beribadah,akhlak dan yang lainnya, meskipun tidak semua siswa seperti itu.
Oleh karena itu jangan pernah malu dan gengsi untuk masuk madrasah karena dimadrasah kita akan memperoleh ilmu lebih dibandingkan dengan sekolah umum khususnya dalam pelajaran agama.
Wallahua’alambissawab.




ilmu agama vs ilmu umum


Jika kita kurang dalam pelajaran matematika, bahasa inggris,IPS,IPA dan pelajaran umum lainnya kita akan selalu berusaha agar bisa menguasai pelajaran tersebut bahkan rela mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk mengikuti pelajaran tambahan mengikuti dan bimbel, akan tetapi kita acuh tak acuh terhadap terhadap ilmu agama, padahal ilmu agama lah yang sangat penting buat hidup kita, ilmu agama lah yang akan kita bawa mati sebagai bekal kita di akhirat, percuma kita pintar ilmu umum akan tetapi ilmu dan pemahaman agama kita kurang, karena ilmu agama lah yang akan membuat kita dekat dengan sang pencipta. Ilmu umum hanyalah untuk bekal kita didunia sedangkan didunia kita hanya  sementara, di dunia hanya tempat kita mencari bekal untuk kehidupan yang sesungguhnya di akhirat kelak.

Jangan sampai ilmu umum kita meraih predikat sarjana sedangkan ilmu agama kita tak ubahnya seperti anak TK, maka sakitnya kelak di akhirat, sungguh merugi jika kita pintar ilmu umum, akan tetapi ilmu agama nya kurang. Tidak sedikit dari para sarjana yang pintar ilmu umum tetapi ilmu agama nya minim, kurangnya pemahaman ilmu agama pada diri kita akan berdampak pada tingkah laku dan perbuatan kita, jika kita lihat sekarang banyak kejahatan yang dilakukan oleh para kaum intelek sperti korupsi,tindakan asusila dan perbuatan buruk lainnya, bukannya dia orang yang tidak pintar akan tetapi karena kurangnya pemahaman agama mereka sehingga ia tidak takut sama tuhannya.

Dan juga banyak orang yang pintar ilmu umum dluar sana akan tetapi membaca alquran saja tidak bisa, apa jadinya jika kita seorang muslim tidak bisa membaca al quran, bukan kah alquran itu kitab suci umat islam, bukan kah alquran itu sebagai pedoman umat muslim. Itu lah mengapa terkdang banyak diantara kita jauh dari kitab suci karena kita tidak mau belajar membaca alquran dan tidak mau mempelajari padahal alquran merupakan pegangan kita selaku umat islam untuk mengerjakan segala sesuatunya. Wajar jika orang pintar yang jarang menyentuh alquran perbuatannya banyak yang tercela, karena ia tidak mau belajar,memahami dan mengaplikasikan isi alquran.

Oleh karena itu kita sebagai umat islam harus seimbang dalam menuntut ilmu, selain kita pintar ilmu umum kita juga harus pintar dalam ilmu agama sehingga kita bisa hidup seimbang dan selamat dunia dan akhirat. Untuk para orang tua sudah selayaknya untuk memperhatikan pendidikan anaknya, ketika anaknya kurang pengetahuannya dalam ilmu umum di berikan tambahan pelajaran begitu juga dengan ilmu agama jika dirasa ilmu agama anaknya kurang maka harus diberikan pelajaran tambahan, carikan lah seorang ustadz yang bisa mengajari anak nya membaca alquran dan mengajarkan ilmu agama, jangan sampai seorang anak fasih berbahasa inggris akan tetapi tidak bisa berbahasa arab, jika anak kita fasih berbahas inggris seharusnya juga bisa bahasa arab karena bahasa arab adalah bahasa alquran.


Wallahua’alambissawab.

Kamis, 10 Maret 2016

Beruntung Masuk Lembaga Dakwah Kampus (LDK)



Tak ada satu daunpun yang gugur tanpa sepengetahuan allah, begitulah dalam kehidupan ini yang terjadi semua sudah diatur oleh allah jauh sebelum kita dilahirkan kedunia, sungguh indah skenario yang allah buat dalam hidup ini sehingga allah pertemukan saya dengan suatu organisasi yang tak hanya sekedar organisasi, yang tak hanya sekedar merancang dan melaksanakan program kerja, akan tetapi organisasi ini mempunyai visi kedepan yang tidak hanya memikirkan organisasinya akan tetapi juga memikirkan masalah ummat, agar supaya orang-orang lebih dekat dengan Tuhan-Nya mengerjakan perintah sesuai syariatnya dan menjauhi larangan nya, itu lah organisai ke islaman yang ada di kampus yang biasa dikenal dengan Lembaga Dakwah kampus (LDK). LDK adalah suatu organisasi atau perkumpulan mahasiswa muslim yang ada dikampus,kebanyakan dari mahasiswa menganggap bahwa anak LDK orang nya alim dan pemahan agamanya bagus, saya katakan tidak semua anak LDK mempunyai pemahaman agama yang baik, akan tetapi  orang-orang yang berada di LDK adalah orang-orang yang mau berubah menjadi lebih  baik dan mau belajar tentang agama, yang dulunya bermalas-malasan sholat 5 waktu dengan ikut LDK akan sedikit berubah lebih rajin lagi dalam melaksanakan kewajiban sebagai seorang hamba, dan masih banyak lagi kegiatan positif didalamnya.

Tidak bisa saya pungkiri bahwa ketika saya bergabung dengan LDK sedikit banyak menambah pemahan agama dan mengubah tingkahlaku saya menuju kearah yang lebih baik, awal mula saya masuk LDK adalah ketika saya di paksa oleh senior mengikuti mentoring yang ada di kampus, mentoring adalah salah satu program kerja yang ada di LDK yang mempunyai tujuan agar mahasiswa baru mempunyai fikroh keislaman yang baik, sebagai mahasiswa baru yang masih polos,lugu dan takut sama senior maka ikut lah ajakan senior ikut menoring secara terpaksa meskipun pada awal mulanya tidak tahu mentoring apa, namun seiring berjalan waktu saya mulai sedikit paham apa itu mentoring dan mengapa harus ikut menoring meskipun awal mengikuti menoring karena keterpaksaan ikut ajakan senior . Rasa syukur senantiasa saya ucapkan karena allah telah mempertemukan saya dengan senior yang mempunyai pemahaman islam yang baik sehingga saya ikut mentoring aktif mengikuti kegiatan LDK dan sampai menjadi pengurus LDK. Apa jadinya jika senior yang mempunyai pemahaman islam yang baik tadi tidak mengajak saya untuk mengikuti mentoring,mungkin saya akan jauh dari hal-hal yang diperintahkan dan dilarang oleh allah,bisa jadi senior yang tidak mempunyai pemahaman keislaman yang bagus merekrut saya sehingga berkumpul dengan orang-orang yang mempunyai kebiasaan kurang baik, karena ketika menjadi  mahasiswa baru kita masih polos, siapa yang cepat merekrut maka merekalah yang akan diikuti karena doktrin pada mahsiswa baru mudah sekali untuk diikuti sehingga ketika kebanyakan doktrin yang kurang bagus maka perbuatan yang kurang baguslah yang akan di ikuti dan di kerjakan.

Maka itulah fungsi LDK untuk merekrut dan menjaga fikroh mahasiswa baru agar tidak mengikuti fikrah yang kurang baik atau bahkan jauh dari syariat islam. Beruntunglah saya ketika menjadi mahasiswa baru yang pertama kali merekrut saya adalah senior yang mempunyai fikrah keislaman yang baik dengan mengajak saya ikut mentoring sampai akhirnya sampai sekarang, mudah-mudahan saya istiqomah berada di jalan Dakwah ini.

Lembaga Dakwah Kampus mengajarkan ku banyak hal, mulai dari pemahamn tentang aqidah,fiqih,dan pengetahuan agama lainnya dan dari LDK lah saya mengenal yang namanya tarbiyah,karena tarbiyah sejatinya adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim dan tarbiyah merupakan kewajiban kita sampai masuk keliang lahat tidak alasan untuk kita tidak tarbiyah mengajarkan ku tentang arti dan pentingnya ukhuwah, dari tarbiyah pula lah saya bertemu dengan kawan-kawan seperjuangan yang selalu nasehat-menasehati dalam kebaikan, selalu menyemangati di kala sedang rapuh dan selalu merindukannya dalam lingkaran kebaikan.
Semoga allah memberikan keistiqomahan ku dijalan dakwah, dan selalu bersama teman seperjuangan dan kelak bisa berkumpul dan bertemu kembali didalam syurganya. Aamiien..

By Badaruddin
Dari bumi katulisthiwa, pontianak Kalimantan barat

Salah Ukhuwah

Menikmati Malam

Senja telah berlalu malam pun telah tiba, sungguh indah tuhan menciptakan malam bertaburan bintang sebagai pelengkapnya, kutatapi bintang nan jauh disana bermandikan cahaya ditemani sang rembulan,diantara beribu bintang kulihat satu bintang yang tersenyum tersipu malu melihatku,sungguh menawan nan elok rupa sang bintang tidak sia-sia tuhan menciptakan nya dan membuat ketenangan bagi siapa yang memandangnya, akan kah esok ia kembali datang ditemani sang rembulan menyapa malam kembali?.

Lambat laun bintang mulai menghilang ditutupi sang awan, malampun semakin larut, disini ku masih sendiri disusdut malam menikmati sapaan angin malam dan nyanyian burung, ingin rasanya mengadu dan bertanya pada malam kenapa awan menutupi sang bintang, apakah salah sang bintang sehingga awan menutupi nya,begitu kejamnya kah awan pada sang bintang, namun malam kian membisu seakan tidak mau mengabarkan nya pada ku, ingin kubertanya pada angin malam, namun dia begitu cepat berlalu pergi melewati telingaku,

Kini hatiku hampa kehilangan sang bintang yang selalu ceria, dalam hati selalu bertanya, kemanakah sang bintang, apakah ia akan baik-baik saja disana?
Hilangnya sang bintang membuat hati ini gelisah, cahayanya tidak lagi bersinar, rupanya tidak lagi nampak, ingin rasanya ku memarahi awan, namun apa daya ku tak bisa menghampiri awan.
Ku merindukan sang bintang meskipun hanya baru saja hilang dari penglihatanku,Akan kah esok bintang kembali datang? Semoga malam senantiasa menjaga bintang sehingga esok ia kembali bersinar.

Aku disini masih sendiri akan selalu setia menunggu mu hingga esok engkau kembali bersinar menyapa malam.

Rabu, 09 Maret 2016

Menikmati proses

Hasil tak akan pernah menghianati usaha, begitulah yang akan terjadi pada diri kita, hasil yang kita peroleh sesuai dengan kapasitas usaha kita, semakin keras dan gigih kita berusaha maka hasilnya akan lebih maksimal juga dibandingkan dengan usaha yang setengah-setengah maka hasilnya akan setengah-setengah juga, akan tetapi terkadang meskipun kita sudah merasa melakukan usaha secara maksimal hasil yang kita peroleh kurang maksimal, mengapa hal ini bisa terjadi? Tuhan maha tahu apa yang kita kerjakan, tuhan tidak akan membiarkan kita kesusahan jika kita telah berbuat secara meksimal, lantas apakah tuhan tidak adil ketika kita sudah bekerja maksimal tetapi hasilnya kurang maksimal? Bukan kah hasil taka akan pernah menghianati usaha.

Kerja keras yang kita lakukan tidak harus langsung mendapatkan hasil yang baik, semua butuh proses agar bisa mendapatkan hasil yang baik, tuhan akan melihat bagaimana kita menikmati proses menuju hasil yang baik, apakah kita bisa sabar menikmati proses tersebut atau mungkin langsung down ketika usaha sudah maksimal tetapi hasilnya kurang memuaskan. Yang terpenting buat kita adalah berusaha dengan sebaik-baiknya dan menikmati proses, karena tugas kita hanya berusaha masalah hasil akhir tuhan yang menentukan, yakinlah ketika kita sudah berusaha dengan sebaik-baiknya maka suatu saat nanti kita pasti akan mendapat hasil yang baik meskipun membutuhkan waktu yang lama karena tuhan maha adil, dan bersabarlah dalam menunggu hasil tersebut.

Terkadang banyak orang tidak sabar dalam menunggu suatu proses, ketika usaha maksimal tetapi hasil tidak maksimal,kita langsung menyerah dan putus asa, padahal bisa jadi keberhasilan dari usaha tersebut adalah satu langkah lagi, banyak orang ketika berusaha melakukan sesuatu mundur dalam perjalanan padahal kita bisa meraih kesuksesan hanya tinggal selangkah lagi, akan tetapi karena kurang sabar dan tidak menikmati proses kita malah mundur.

Oleh karena itu nikmatilah segala proses yang kita lakukan dan bersabarlah dalam menghadapinya karena dengan begitu kita akan bisa meraih keberhasilan atau kesuksesan dari usaha kita,selain bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik dan maksimal jangan lupa berdoa karena terkadang banyak orang yang melupakan hal ini, mereka bekerja mati-matian tetapi mereka kurang berdoa, karena berdoa juga merupakan suatu jalan agar kita mendapatkan hasil yang baik, orang yang hanya bekerja keras tanpa berdoa itu adalah orang yang sombong, tuhan tidak menyukai orang yang sombong, sehingga meskipu kita berusaha dengan sebaik-baiknya akan tetapi kita tidak berdoa agar mendapat hasil yang baik maka bisa jadi hasilnya kurang memuaskan karena kita melupakan yang maha pemberi.


menunggu

Banyak orang mengatakan bahwa menunggu adalah suatu hal yang membosankan, menunggu adalah suatu perbuatan yang tidak disukai banyak orang, padahal menunggu bisa menjadi pekerjaan yang sangat bermanfaat jika kita bisa memanfatkan waktu menunggu dengan hal-hal yang terbaik. Kebudayaan di indonesia dalam menunggu terkesan dengan suatu perbuatan yang sia-sia,padahal jika kita kreatif dan bikasana dalam mengunnakan waktu menunggu dengan hal-hal yang bermanfaat menunggu bisa menjadi suatu perbuatan yang istimiwa bisa jadi suatu perbuatan yang ditunggu jika kita terbiasa menggunakan waktu menunggu dengan perbuatan yang bermanfaat.

Banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan dalam menunggu diantaranya dengan membaca buku,tilawah bagi yang muslim,membaca berita terbaru dan masih banyak kegiatan manfaat lainnya, akan tetapi kenyataan yang sering terjadi indonesia kebanyakan orang-orang mengunakan waktu menunggu mereka dengan bermain game,bergosip,tidur-tiduran, sehingga waktu menunggu mereka hanya dihabiskan dengan kegiatn-kegiatan yang kurang bermanfaat.

Mari kita ubah kebudayaan menunggu yang tak banyak orang memanfaat kannya.
Sebagai kaum intelek seharusnya kita bisa memulai untuk membuat gerakan membuat menunggu menjadi hal yang bermanfaat, sehingga tidak ada lagi kata bahwa menunggu adalah sesuatu perbuatan yang membosankan.