Pages - Menu

Jumat, 18 Maret 2016

Tak berjudul

Roda kehidupan akan selalu terus berputar tentu setiap hari kita akan dihadapkan dengan masalah-masalah yang kita tidak bisa menghindari dan ia akan menjumpai kita, banyak nya masalah yang kita hadapi terkadang membuat kita putus asa. Tidak bisa kita pungkiri terkadang kita membutuhkan orang-orang disekitar kita untuk memberi semangat baik itu teman,keluarga,kakak,adik atau pun orang tua, dengan semangat yang diberikan dari orang-orang terdekat kita bisa menambah semangat lagi dalam menjalani hidup ini.

Selain membutuhkan semangat dari orang-disekitar kita yang terpenting ketika kita mempunyai masalah yang besar sandarkan lah masalah tersebut kepada sang khalik,meminta agar masalah-demi masalah yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik.

Terkadang banyak orang salah mencari tempat dalam menyelesaikan masalah,misalnya dengan pergi kedukun meminta bantuannya agar masalah nya bisa terselesaikan, pergi ke makam-makam yang di anggapnya bisa memberi bantuan. Dan untuk anak muda dalam menyelesaikan masalah cendrung memilih tempat yang mereka anggap memberi ketenangan, pergi dugem,kediskotik dan mengkonsumsi narkoba.


Bagi mereka yang kurang pemahaman ilmu agamanya jika di timpa masalah terkadang membuat mereka semakin jauh dari tuhannya, berbuat syirik menduakan Allah, padahal itu semua merupakan cara yang salah, bukannya akan memberi penyelesaian dari masalah yang dihadapi malah semakin menambah masalah, jika masalah demi masalah dyang menimpa kita dirasa sangat berat ambil lah air wudhu kemudian sholat lah adukan semua masalah yang menimpa diri kita kepada sang khalik karena ia lah yang bisa memberikan petunjuk dan memberikan solusi dari setiap masalah kita.

Rabu, 16 Maret 2016

Pentingnya Komunikasi


Komunikasi merupakan bagian terpenting dalam hidup, dan kualitas hidup kita sangat ditentukan dengan cara kita berkomunikasi, orang tidak akan tahu siapa kita dan kita tidak akan mengetahui orang lain jika tidak ada komunikasi diantara keduanya. Seseorang yang pintar,ahli dalam bidang tertentu,berbakat dan mempunyai karya hebat, misal nya penulis,penyanyi, pelukis tidak akan dikenal orang jika kita tidak pandai dalam berpromosi atau berkomunikasi dengan orang lain.

Berapa banyak penulis berbakat, namun karyanya kurang begitu bermanfaat karena tidak banyak orang membaca karyanya, tidak banyak orang mengetahui tentang karyanya, hal tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi, keahlian berkomunikasi dan mempromosikannya sangat penting agar orang mengetahui karya-karya besar kita sehingga banyak orang membaca karya kita dan bisa bermanfaat buat orang banyak. Begitu juga dengan seorang peminmpin, misalnya pemimpin negara seperti Soekarno berorasi sangat di segani dan di perhatikan,obama berpidato menggentarkan Amerika Serikat dan sekutu nya karena kata-kata beliau, semua itu karena mempunyai tehnik komunikasi yang baik.

Komunikasi bisa menghentikan pertumpahan darah dan menyelamatkan ribuan jiwa,begitu juga sebaliknya dengan satu kata saja bisa terjadi tawuran antara pelajar,atau perang antar warga. Seperti yang dilakukan Rasulullah dan para sahabat ketika fathu mekkah tidak sedikitpun ia melakukan pertumpahan darah. Dengan teriakan tahmid,takbir dan tasbih kaum muslimin berhasil memasuki mekkah dan baitullah secara aman tanpa melakukan pengrusakan. Ini terjadi karena kualitas komunikasi yang hebat.

Jauh berbeda cara rasulullah berkomunikasi dengan orang zaman sekarang misalnya saat khutbah jumaat rasulullah dengan khatib di indonesia, kalau rasulullah berkhutbah jumaat, maka semangatnya menggelora, membangun diri yang tidur, membangkitkan gairah yang layu.sebaliknya kalau kebanyakan khatib sekarang pandai menghipnotis para jamaah. Sejak awal khutbah beberapa jamaah pasang posisi enak dan akhirnya tertidur.

Apa rahasianya biar kita bisa mempengaruhi orang lain dengan komunikasi yang kita lakukan, dalam sebuah teori komunikasi ternyata kata-kata hanya berpengaruh 7% selebihnya nada dan suara mempengaruhi 38% yang terbesar adalah bahasa tubuh atau gestur mempengaruhi lebih dari setengahnya yaitu 55%.


Mengapa seorang motivator pandai bisa sangat mempengaruhi seseorang karena ia tahu bagai mana cara berkomunikasi dengan efektif, memainkan gerak tubuh dan mimik mukanya, kita tentu pasti pernah menyimak guru atau dosen ketika mengajar sangat membosankan karena ketika mengajar nada nya datar, suaranya kecil bahkan biasanya juga tanpa ekspresi. Oleh karena itu lah mengapa komunikasi sangat penting dalam hidup kita.

Selasa, 15 Maret 2016

Mahasiswa semester 8


Berapakah hasil 2016-2012? , anak SD pun pasti tahu kalau hasil 2016-2012 adalah 4,apa sich maksud saya menulis angka tersebut, apakah saya sedang belajar matematika, belajar pengurangan? TIDAK, saya tidak sedang belajar matematika, tetapi saya menghitung masa kuliah saya, tidak terasa waktu berlari begitu cepat,tak seorang pun dapat mengejarnya dan ia tak akan pernah kembali walau sedetikpun, dulu saya pertama kali masuk kuliah tahun 2012 tak terasa sudah sekarang sudah tahun 2016, kurang lebih 4 tahun sudah saya berada di kampus,suka duka, pahit manis sudah saya lalui di kampus, banyak cerita dan lembaran sejarah yang akan menjadi kenangan kelak di hari tua, namun jadi mahasiswa yang sudah tidak lagi muda ini terkadang banyak kegalauan, semester 8 adalah waktunya mahasiswa menyelesaikan studinya yaitu dengan menyelesaikan tugas akhir.

Banyak mahasiswa yang galau karena tugas akhir, mulai dari susah mencari masalah dan judul yang ingin dijadikan penelitian skripsi, susah mencari dosen pembimbing, susah mencari refrensi untuk sekripsi dan ada juga yang sudah bolak-balik ketemu dosen pembimbing tetapi tak kunjung mendapatkan ACC dari dosen, dan masih banyak kegalauan lain yang dialami mahasiswa semester 8 dalam menyelesaikan skripsi. Dan tak heran ketika mahasiswa galau tingkat dewa terkadang menghilang dari peredaran kampus karena tidak mampu menghadapi kegalauan tersebut. Yang terpenting bagi kita adalah bagaimana cara menyelesaikan kegalaun tersebut sehingga tidak menjadi beban yang sangat berat, karena percayalah skripsi pasti berlalu asalkan mau dikerjakan.

Terlepas dari semua itu,dari masalah kegalauan mahasiswa semester 8 tentang skripsi, yang jadi pertanyaan besar kita selama 4 tahun berada di kampus apa saja yang sudah kita perbuat di kampus, sudah kah kita bermanfaat bagi kampus kita, sudah kah kita mempunyai soft skill yang baik,sudakah kita menjadi mahasiswa yang biasa orang katakan agent of change, atau bahkan kita hanyalah mahasiswa yang hanya duduk dibangku kuliah setelah mata kuliah selesai kemudian pulang. Tak penting apakah kita bisa lulus cepat atau lulus lama, namun yang terpenting apakah kita sudah layak menjadi seorang sarjana yang siap terjun kemasyarakat, atau kita hanya seorang sarjana yang mempunyai nilai tinggi di atas kertas yaitu di sebuah ijazah, tapi ketika terjun kemasyarakat gugup, tidak bisa beradaptasi dengan masayarakat tidak bisa bersosialisai dengan masayarakat.

Lulus cepat atau tidak itu adalah pilihan, terkadang banyak orang yang ingin lulus cepat tetapi ia tidak mempunyai keahlian apa selain nilai yang tertera diatas ijazah, akan tetapi ada mahasiswa yang selesai nya tidak terlalu cepat tetapi ia mempunyai soft skill yang baik karena semasa kuliah ia tidak hanya duduk dibangku kuliah tipa ia juga mencari tempat untuk pengembangan diri.


So.. buat kita yang masih berada di kampus manfaatkan lah waktu tersebut dengan sebaik-baiknya, untuk mengupgrade diri, untuk menambah soft skill kita sehingga ketika kita terjun kemasyarakat kita mempunyai keterampilan yang lebih, buang jauh-jauh kegalaun tentang skripsi kerjakan saja dan nikmati prosesnya karena ia akan terselesaikan jika kita mengerjakannya dengan sabar dan istiqomah.

Senin, 14 Maret 2016

Benarkah kita Seorang Pemuda


Sadarkah bahwa kita adalah seorang pemuda!!!, lantas apa yang sudah kita lakukan sebagai seorang pemuda, sudah kah kita bermanfaat bagi sesama, karya apa yang sudah kita persembahkan buat agama bangsa dan negara sebagai seorang pemuda?? Mari kita evaluasi sejenak, dulu Soekarno Pernah berkata "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia", apakah kita termasuk pemuda yang di maksud oleh Presiden pertama itu?, apakah kalimat tersebut hanya kalimat yang terucap dibibir dan tak mempunyai makna yang berarti??

Tidak kah kita belajar dengan pemuda-pemuda zaman dahulu yang kreatif penuh karya dan berkontribusi terhadap agama bangsa dan negara,sebagai umat muslim tentu kita pernah mendengar yang namanya Ibnu Sina, Muhammad Al-Fatih II. Sungguh mencengangkan Ibnu Sina sudah hafal al-Quran saat usia 9 tahun dan menjadi dosen termuda dalam ilmu kedokteran di usia 12 tahun. Ia bukan hanya terkenal sebagai seorang ahli kesehatan dunia dengan banyak karyanya yang monumental, namun ia juga sebagai seorang hafidz Al-Quran, penyair ulung,ahli filsafat, dan segudang disiplin ilmu lainnya.

Muhammad alfatih juga hebat dibidang yang berbeda, ia adalah seorang pemuda di usia 21 tahun membawa lebih dari 200.000 pasukan muslim berjihad melawan Konstantinopel yang waktu itu menjadi negara adikuasa. Sungguh sangat luar biasa di usia yang sangat muda bisa menaklukan konstantinopel, sang panglima perang terbaik itu membuat perencanaan yang sangat matang sampai-sampai mengetahui secara detail dari peta kekuatan musuh.

Masih banyak lagi pemuda-pemuda zaman dahulu yang bisa kita contoh atas karya dan kontribusinya. Di zaman sekarang pun banyak pemuda yang menghasilkan karya yang luar biasa, kita pasti sering Browsing tentu pasti tahu yang namanya google penemunya juga seorang pemuda. Kalau Facebook tentu kebanyakan orang pasti tahu karena mulai dari anak-anak sampai orang tua pada umumnya punya Facebook, siapa penemunya? Penemunya adalah seorang pemuda yang waktu itu masih berusia 25 tahun yaitu Mark Zuckerberg, dan kita biasa menggunakan komputer menggunakan “microscoft” dan “windows” penemunya juga seorang pemuda yaitu Bill Gates.


Nah dari kisah diatas yang menghasilkan karya besar adalah seorang pemuda, yang menjadi pertanyaan besar pada diri kita sebagai seorang pemuda, karya besar apa yang sudah kita lakukan? Apakah kita hanya sebagai penonton dan penikmat saja, hidup hanya sekedarnya saja? Sebagai seorang pemuda sudah seharusnya kita harus mempunyai karya-karya besar sehingga keberadaan kita diakui, jangan sampai kita sebagai pemuda hanya menjadi sampah masyarakat yang meresahkan warga, membuat keonaran dan kejahatan lainnya. Yok..kita tunjukan bahwa kita adalah seorang pemuda sebagaimana yang di maksud Soekarno sehingga kita bisa bermanfaat buat orang lain dan pantas menjadi pemimpin bangsa yang akan membawa perubahan bangsa kita kedepan nya agar lebih maju.

Sabtu, 12 Maret 2016

Matematika Kehidupan



Sejak Madrasah ibtidaiyah (setara dengan SD) saya sangat senang belajar matematika,karena mateamtika itu menyenangkan dan saya menyukai tantangan, di pelajaran matematika banyak sekali tantangan yang harus di selesaikan, sehingga jika ada salah satu soal saja yang tidak bisa saya jawab maka saya tidak pantang menyerah dan berusah saya sampai dapat jawabannya, itulah senangnya belajar matematika, sehingga ketika kuliah saya  mengambil Program studi pendidikan Matematika di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas tanjung pura pontianak, kalimantan Barat. Saya mengambil fakultas keguruan karena saya ingin menjadi guru dan berbagi ilmu sayang punya kepada yang membutuhkan khususnya di bidang Matematika, banyak yang menganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan menyeramkan sehingga tidak banyak siswa yang menyukai matematika, saya ingin membuktikan bahwa matematika itu tidak sesulit yang mereka bayang kan.

Salah satu faktor yang menyebabkan siswa kurang menyukai pelajaran matematika adalah karena seorang guru, banyak guru yang kurang bersahabat dalam mengajarkan murid nya, kurang bersahabat disini maksudnya adalah guru tidak mengayomi dalam mengajar, guru hanya menyampaikan materi saja tidak melihat keadaan murid apakah paham atau tidak, terkadang guru menginginkan apa yang di ajarkannya semua nya bisa dipahami padahal kemampuan seorang siswa berbeda-beda, belum lagi guru nya Killer, suka nya marah-marah tak jelas kepada muridnya hal ini lah terkadang membuat siswa menjauhi pelajaran matematika. Oleh sebab itu peranan guru sangat penting dalam memotivasi siswa agar menyukai pelajaran matematika.

Ketika saya semester 7 melaksanakan mata kuliah Praktek Program Lapangan (PPL) yaitu mengajar disekolah selama kurang lebih empat bulan, banyak sekali melihat tingkahlaku siswa dalam pembelajaran matematika, ada yang bertanya “ pak, kenapa banyak soal matematika  sangat sulit sekali, susah mengerjakannya”, kemudian dengan tersenyum saya menjawab “pelajaran matematika itu tidak sulit, bahkan sangat mudah jika kita mau belajar dan berlatih secara kontinyu, kita akan bisa mengerjakan soal matematika jika kita tahu rumus matematika sehingga dengan mudah kita mengerjakan soal tersebut”. Seorang guru memberikan soal matematika tentu bukan sembarang soal pasti ada jawaban dari soal tersebut, jika kita tahu rumusnya pasti akan bisa menyelesaikandan  mendapatkan jawabannya dengan mudah.

Nah, yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini bahwa dalam kehidupan ini bagaikan soal matematika,tentu dalam matematika banyak sekali soal-soal matematika yang harus diselesaikan dan tidak sedikit siswa yang kebingungan,mengeluh bahwa ia tidak bisa menjawab soal tersebut, pada hal soal tersebut pasti ada jawabannya akan tetapi karena kita tidak tahu rumus kita tidak bisa menyelesaikannya, begitu juga dalam kehidupan banyak sekali masalah-masalah yang menimpa diri kita, tidak sedikit orang-orang yang mengeluh, putus asa karena menganggap masalah nya begitu berat padahal masalah yang menimpa kita itu tuhan berikan sesuai batas kemampuan kita, akan tetapi karena kita tidak tahu rumus menyelesaikan masalah tersebut sehingga merasa berat, seandainya kita tahu rumus menyelesaikan masalh tersebut maka dengan mudah kita bisa menyelesaikannya tanpa ada rasa frustasi dan putus asa.

Agar kita tahu rumus menyelesaikan masalah berpegang lah kepada tali allah,kepada alquran di hadist karena semua urusan kehidupan kita sudah diatur allah dalam alquran dan sunnahnya sehingga jika mendapat masalah kita akan tahu solusi dan jawabannya.


Wallahua’alambissawab.

saya tidak pernah sekolah



Suatu ketika seorang teman kampus saya bertanya” kamu dulu sekolah dimana?” Dengan nada bergurau saya jawab “ saya tidak pernah sekolah”. Kemudian dia kembali bertanya “ kalau enggak pernah sekolah koq bisa kuliah?” sambil tersenyum saya jawab “ia.. saya dulu enggak pernah sekolah tapi belajarnya di madrasah..he...he,,
Sejak kecil saya memang tak pernah menempuh pendidikan di sekolah umum tapi saya menuntut ilmu selalu di madrasah, Kata "madrasah" dalam bahasa Arab adalah bentuk kata "keterangan tempat"  dari akar kata "darasa". Secara harfiah "madrasah" diartikan sebagai "tempat belajar para pelajar",atau "tempat untuk memberikan pelajaran".Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kata "madrasah" memiliki arti "sekolah" kendati pada mulanya kata "sekolah" itu sendiri bukan berasal dari bahasa Indonesia, melainkan dari bahasa asing, yaitu school atau sekolah, madrasah sedikit berbeda dengan sekolah umum karena di sekolah umum pada umum nya pelajaran agama hanya satu yaitu pendidikan agama islam (PAI), sedangkan di madrasah selain belajar pelajaran umum sebagaimana pelajaran disekolah umum juga pelajaran agama lebih banyak seperti pelajaran Aqidah Akhlak,Fiqih,Al-quran hadist, Bahasa arab, Sejarah kebudayaan islam dan bahasa arab.
ketika kawan-kawan kebanyakan masuk Sekolah Dasar (SD), saya memilih masuk ke Madrasah Ibtidaiyah (MI), setelah lulus dari MI saya melanjutkan ke Madrasah Tsanawaiyah bukan ke SMP, kemudian melaanjutkan ke Madrasah Alyah (MA), itu lah sebabnya kenapa saya bilang ke kawan-kawan saya tidak pernah sekolah, karena saya selalu menempuh pendidikan di madrasah.
Kebanyakan kawan-kawan gengsi sekolah di madrasah karena menganggap sekolah yang tertinggal, orang-orang berasumsi bahwa sekolah di madrasah mutu nya kurang bagus,murid-murid nya tidak bisa bersaing dengan murid yang sekolah di sekolah umum dan fasilitas di madrasah kurang lengkap dibandingkan dengan sekolah umum, padahal asumsi mereka selama ini kurang tepat, buktinya banyak koq siswa yang berprestasi yang berasal dari madrasah baik dari skala nasional maupun internasional dan tidak hanya berprestasi dibidang pelajaran agama bahkan juga pelajaran umum seperti sains dan matematika.
Beruntung lah orang-orang yang sekolah dimadrasah karena kita akan memperoleh nilai Plus,kita akan memperoleh ilmu agama lebih banyak dibandingkan dengan yang disekolah di sekolah umum, karena ilmu agama lebih penting dari pada ilmu umum,ilmu agam adalah bekal kita untuk menuju akhirat. Jika kita lihat siswa yang sekolah dimadrasah dan siswa yang sekolah di sekolah umum tingkah laku nya sedikit berbeda mulai dari kedisiplanan dalam beribadah,akhlak dan yang lainnya, meskipun tidak semua siswa seperti itu.
Oleh karena itu jangan pernah malu dan gengsi untuk masuk madrasah karena dimadrasah kita akan memperoleh ilmu lebih dibandingkan dengan sekolah umum khususnya dalam pelajaran agama.
Wallahua’alambissawab.




ilmu agama vs ilmu umum


Jika kita kurang dalam pelajaran matematika, bahasa inggris,IPS,IPA dan pelajaran umum lainnya kita akan selalu berusaha agar bisa menguasai pelajaran tersebut bahkan rela mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk mengikuti pelajaran tambahan mengikuti dan bimbel, akan tetapi kita acuh tak acuh terhadap terhadap ilmu agama, padahal ilmu agama lah yang sangat penting buat hidup kita, ilmu agama lah yang akan kita bawa mati sebagai bekal kita di akhirat, percuma kita pintar ilmu umum akan tetapi ilmu dan pemahaman agama kita kurang, karena ilmu agama lah yang akan membuat kita dekat dengan sang pencipta. Ilmu umum hanyalah untuk bekal kita didunia sedangkan didunia kita hanya  sementara, di dunia hanya tempat kita mencari bekal untuk kehidupan yang sesungguhnya di akhirat kelak.

Jangan sampai ilmu umum kita meraih predikat sarjana sedangkan ilmu agama kita tak ubahnya seperti anak TK, maka sakitnya kelak di akhirat, sungguh merugi jika kita pintar ilmu umum, akan tetapi ilmu agama nya kurang. Tidak sedikit dari para sarjana yang pintar ilmu umum tetapi ilmu agama nya minim, kurangnya pemahaman ilmu agama pada diri kita akan berdampak pada tingkah laku dan perbuatan kita, jika kita lihat sekarang banyak kejahatan yang dilakukan oleh para kaum intelek sperti korupsi,tindakan asusila dan perbuatan buruk lainnya, bukannya dia orang yang tidak pintar akan tetapi karena kurangnya pemahaman agama mereka sehingga ia tidak takut sama tuhannya.

Dan juga banyak orang yang pintar ilmu umum dluar sana akan tetapi membaca alquran saja tidak bisa, apa jadinya jika kita seorang muslim tidak bisa membaca al quran, bukan kah alquran itu kitab suci umat islam, bukan kah alquran itu sebagai pedoman umat muslim. Itu lah mengapa terkdang banyak diantara kita jauh dari kitab suci karena kita tidak mau belajar membaca alquran dan tidak mau mempelajari padahal alquran merupakan pegangan kita selaku umat islam untuk mengerjakan segala sesuatunya. Wajar jika orang pintar yang jarang menyentuh alquran perbuatannya banyak yang tercela, karena ia tidak mau belajar,memahami dan mengaplikasikan isi alquran.

Oleh karena itu kita sebagai umat islam harus seimbang dalam menuntut ilmu, selain kita pintar ilmu umum kita juga harus pintar dalam ilmu agama sehingga kita bisa hidup seimbang dan selamat dunia dan akhirat. Untuk para orang tua sudah selayaknya untuk memperhatikan pendidikan anaknya, ketika anaknya kurang pengetahuannya dalam ilmu umum di berikan tambahan pelajaran begitu juga dengan ilmu agama jika dirasa ilmu agama anaknya kurang maka harus diberikan pelajaran tambahan, carikan lah seorang ustadz yang bisa mengajari anak nya membaca alquran dan mengajarkan ilmu agama, jangan sampai seorang anak fasih berbahasa inggris akan tetapi tidak bisa berbahasa arab, jika anak kita fasih berbahas inggris seharusnya juga bisa bahasa arab karena bahasa arab adalah bahasa alquran.


Wallahua’alambissawab.